Ringan Sampai Sebabkan Kematian, Ini lah Tahapan Virus Corona

Perkembangan novel corona virus (2019-nCoV) makin meluas ke sejumlah negara. Virus corona ini sendiri asalnya dari Wuhan, China. Virus ini bisa menyebabkan pneumonia sampai dengan berujung pada kematian. Akan tetapi untuk bisa mengakibatkan kematian, virus ini harus melalui jumlah tahapan dulu baru bisa sampai ke tahap kematian.

Tahapan Virus Corona

“Virus corona tak langsung menyebabkan kematian,” ungkap ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Agus Dwi Susanto, dalam sebuah diskusi dari Mundhipharma Indonesia. Ini lah tahapan-tahapannya.

  • Penularan

Agus sendiri menjelaskan bahwa virus corona ini bisa menular dari hewan ke manusia dan manusia ke manusia. Penularan ini pasalnya dari manusia ke manusia lebih umum terjadi lewat cairan tubuh manusia yang terinfeksi seperti misalnya cairan bersin atau pun dahak toto sgp yang masuk lewat mukosa mata, hidung atau mulut.

  • Inkubasi

Agus lalu melanjutkan bahwa virus ini berkembang biak di reseptor yang terdapat di saluran pernapasan. Pada tubuh manusia Cuma ada beberapa reseptor tempat virus berkembang biak, yaitu di saluran pernapasan dan di saluran cerna. Dan masa inkubasi virus ini, sampai bisa menimbulkan gejala berlangsung selama 2-14 hari saja.

  • Sebabkan ISPA

Setelah itu, virus akan menyerang system saluran pernapasan atas. Sehingga terjadi infeksi saluran pernapasan atas atau ISPA. Gejala yang muncul misalnya demam, meriang, batuk, pilek, dan juga sakit tenggorokan. Memang hanya seperti itu saja, seperti demam yang kelihatannya tidak ada yang serius.

ISPA ii berlangsung mulai dari hidung dan tenggorokan, sehingga bisa menyebabkan rhinitis, nasofaringitis, rhinofaringitis. Penyakit ini pasalnya berkaitan dengan peradangan di lapisan hidung sampai dengan tenggorokan.

Selanjutnya virus ini terus bergerak ke bawah dan menyebabkan faringitis, laryngitis dan kemudian bronchitis. Penyakit ini bisa terjadi pada tenggorokan yang mengubungkan hidung dan paru-paru. “Jika sudah memiliki gejala seperti ini, langsung ke dokter. Jangan menunggu terlalu lama,” kata Agus lagi.

  • Sebabkan Infeksi Saluran Pernapasan Bawah

Virus ini kemudian bergerak dengan cepat ke salurah pernapasan bawah dan menyebabkan pneumonia atau radang paru-paru. “Pada awalnya ISPA, lalu progresif jadi pneumonia. Virus flu itu biasa umumnya Cuma sampai pada ISPA dan bisa sembuh sendiri dengan mengandalkan system kekebalan tubuh. Pada corona, saluran pernapasan menyerang system saluran pernapasan bawah yaitu paru-paru,” imbuhnya.

Ia menyebutkan angka kematian ini akan makin meningkat apabila virus sudah mencapai saluran pernapasan bawah karena paru-paru adalah organ yang fungsinya menerima oksigen dan menyebarkannya ke seluruh tubuh. Ketika terjadi pneumonia, maka asupan oksigen berkurang. Sehingga menyebabkan kegagalan pernapasan dan bisa menimbulkan gejala seperti misalnya sesak napas.

  • Kegagalan Organ

Lalu saat terjadi kegagalan pernapasan, organ yang lain dalam tubuh juga ikut kekurangan oksigen sehingag tak bisa mengerjakan tugasnya dengan sempurna. Salah satu yang akan terjadi tubuh mengalami keracunan karena disfungsi organ dan sulit untuk ditangani. Sehingga bisa menyebabkan kematian.

Namun tidak perlu langsung panik dan khawatir pada virus corona ini. Apabila memiliki gejala demam, pilek, batuk, maka segera lah sekarang juga periksa ke dokter untuk mendapatkan perawatan. Walaupun virus corona  Wuhan belum juga memiliki antivirus dan obat, gejala  bisa ditangani dengan sejumlah pengobatan. Disebutkan tubuh memiliki system imun yang bisa melawan virus, termasuk virus corona. Saat ini angka kematian karena virus corona adalah 2-3% saja.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*