BENCANA ALAM

BENCANA ALAM

Misteri Dentuman Keras di Wilayah Indonesia

Suara menggelegar namun tertahan disebut sebagai dentuman. Biasanya terjadi di ruangan atau di tempat tertutup. Namun akhir akhir ini di Indonesia, sebagian wilayahnya mendengar ada dentuman keras yang membuat warga khawatir, takut bahkan panik. Anehnya, hingga saat ini belum ada keterangan yang jelas dan terpercaya mengenai dari mana asal suara dentuman tersebut dan apa penyebabnya. Masyarakat pun masih merasa bingung dan ketakutan jika di malam hari ada banyak dentuman terdengar lagi.

Dentuman Keras di Sukabumi

Warga sukabumi, khususnya di kawasan Kabupaten Sukabumi mendengar dengan jelas adanya dentuman disertai dengan gemuruh beberapa waktu lalu. BMKG mengatakan bahwa dentuman disertai gemuruh ini diakibatkan oleh adanya pergeseran tanah. Akibat curah hujan yang tinggi tanah yang labil bisa bargerak dan bergeser. Bukan hanya di Sukabumi, kejadian pergeseran tanah juga terjadi di Cianjur.

Akibat pergeseran tanah, BMKG mencatat adanya aktifitas gempa yang menimbulkan keresahan. Warga di sekitar wilayah pergeseran tanah raja slot harus selalu berhati hati dan jika memungkinkan harus segera mengungsi agar tidak ada korban jiwa jika sewaktu waktu tanah kembali bergeser. Sampai saat ini sudah ada banyak rumah yang rusak akibat dari pergeseran tanah. Curah hujan yang tinggi menjadi penyebab adanya pergeseran itu.

Dentuman di Bali dan Lampung

Selain di Sukabumi, dentuman keras juga terdengar di Bali khususnya di wilayah Buleleng  pada Hari Minggu tanggal 24 Januari 2021. Di pagi hari dentunan terdengar. Menurut kesaksian warga, ada benda terbang yang terlihat di sekitar Buleleng. BMKG mengatakan bahwa dentuman itu terdengar akibat dari adanya gempa dengan getaran 1,1 magnitudo. Namun pihak LAPAN mengatakan jika ada meteor di Bali maka itu bisa saja terjadi hanya saja pihaknya belum memiliki alat pendeteksi meteor di wilayah tersebut.

Berkaitan dengan gempa, Majene menjadi satu lagi wilayah yang mendengar dentuman cukup keras. Orang orang di Majene menganggap bahwa ini adalah dentuman dari gempa namun BMKG menangkis informasi tersebut karena sumber dentuman bukan berasal dari gempa meskipun wilayah tersebut baru saja mengalami gempa.

Sedangkan meteor, jika memang terjadi di Bali maka hal serupa juga terjadi di Lampung. Ada batu yang masih panas terbang dari langit dan menimpa rumah warga. Sebelum kejadian itu warga mendengar adanya dentuman keras dan semuanya keluar dari rumah. LAPAN mengatakan bahwa dentuman itu bisa saja akibat dari jatuhnya meteori, sedangkan BMKG mengatakan bahwa tidak ada aktifitas gempa di waktu yang sama saat dentuman itu terdengar.

Dentuman Saat Sriwijaya Air Jatuh

Suara dentuman pun terdengar di daerah kepulauan Seribu. Kejadian ini satu waktu dengan terjatuhnya Sriwijaya Air di perairan Kepulauan Seribu. Pada hari Sabtu 9 Januari 2021, warga terkejut sekaligus panik mendengar dentuman yang entah dari mana asalnya. Banyak yang mengatakan bahwa suara dentuman yang keras itu berasal dari pesawat Sriwijaya yang jatuh ke laut. Dalam kejadian itu ada banyak sekali korban dan menjadi pemberitaan yang menyedihkan untuk seluruh Indonesia.

Terlepas dari mana asalnya dentuman keras yang terdengar di beberapa wilayah di Indonesia, masyarakat Indonesia harus terus waspada dan terus mawas diri khawatir akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Semoga saja ini merupakan peristiwa alam yang tidak membahayakan sesuai dengan konformasi dari Badan Penanggulangan Bencana Nasional atau pun dari pihak LAPAN.