BOX OFFICE

BIOSKOP

Sinopsis dan Ulasan Film Hangout yang Tayang di Trans7

Stasiun televisi Trans7 pasalnya menayangkan film Hangout pada hari Kamis (28/5) kemarin tepatnya pada jam 09.00 WIB. Namun jika Anda ketinggalan dan tidak sempat untuk menyaksikan film yang dibintangi oleh Raditya Dika tersebut, anda bisa membaca sinopsisnya di bawah ini dan kemudian menontonnya di kemudian hari.

Sinopsis Hangout

Hangout pasalnya bercerita tentang pembunuhan misterius dalam satu kelompok dan kisahnya bermula saat seorang pria misterius bernama Toni Sacalu mengundang 9 orang public figure untuk berkumpul bersama di sebuah pulau.  kesembilan public figure tersebut adalah Raditya Dika, Soleh Solihun, Prilly Latuconsina, Gading Marten, Titi Kamal, Bayu Skak, Dinda Kanya Dewi, Mathias muchus, dan Surya Saputra. 

Pada suatu malam di hari pertama mereka ketika mereka sedang melakukan makan malam bersama, secara mendadak Mathias muchus meninggal karena diracun. Hal itu tentu saja mengagetkan 8 orang lainnya yang sedang asyik makan dan menikmati hidangan. Sejak saat itu telah 8 public figure yang lainnya panik dan terjebak di Pulau misterius tersebut. Mereka pasalnya dituntut harus bertahan hidup sampai perahu menjemput datang Dalam waktu 5 hari setelah kejadian tersebut. Akan tetapi berita buruknya adalah satu per satu dari mereka meninggal dunia sampai Hanya menyisakan 4 orang saja. 

Bayu Skak pasalnya menduga bahwa pembunuh dari semua kematian misterius ini adalah salah seorang dari mereka yang belum meninggal. Bahkan, ia sempat mengatakan hal tersebut kepada Raditya Dika namun Radit tidak mempercayai Bayu Skak.

Dalam film ini, semua aktor dan juga aktor yang memerankan karakter dengan namanya masing-masing dengan latar belakang yang sedikit berbeda. Film yang ditulis dan juga digarap sendiri oleh Raditya Dika ini mendapatkan nominasi di festival film Indonesia 2017 untuk kategori penulis skenario asli terbaik. 

Ulasan Singkat Film Hangout

Jika dilihat dari film ini secara keseluruhan bisa dikatakan bahwa film ini menyajikan humor dan juga lelucon ala stand-up comedy yang biasanya sudah sering sekali kita saksikan. Bisa dikatakan film ini cukup fresh dan juga bisa membuat penonton tertawa menyaksikan adegan adegan kocak ataupun dialog konyol para pemainnya yang kadang-kadang malah menyindir kehidupan nyata para pemainnya sendiri.

Untuk penggemar film main togel Raditya Dika, tentu saja film ini sangat berbeda daripada film-film drama komedi nya yang sebelumnya sudah pernah dirilis oleh suami dari Anisa Azizah itu. Anda akan menyaksikan film di mana anda bisa tertawa di tengah suasana deg-degan karena memang film ini tak serius film Thriller pembunuhan yang biasanya kita saksikan. Jalan ceritanya juga cukup misterius dan mungkin tidak banyak yang menduga siapa pelaku pembunuhan yang sebenarnya.

Ini adalah momen di mana Raditya Dika tak lagi identik dengan jomblo, galau, dan juga petuah untuk move on. Film Hangout ini bisa dikatakan bentuk migrasi Raditya Dika dari teritorial cinta ke wilayah antah berantah. Ada dan di wilayah asing tersebut telah ada kosakata baru yang jauh dari cinta yaitu pembunuhan. Bisa dikatakan bahwa Hangout adalah upaya Dika untuk keluar dari zona nyaman nya dimana ia menantang dirinya sendiri untuk menulis genre di luar buku buku best seller nya yang selama ini kita nikmati. 

Namun,  tidak bisa dipungkiri bahwa film ini juga memiliki kekurangan misalnya bagi Anda yang tidak suka film Thriller bernuansa komedi, besar kemungkinannya anda akan menganggap cerita ini cukup aneh. bahkan film ini lebih cocok untuk Anda yang lebih suka film komedi daripada film Thriller karena lebih banyak yang membuat Anda tertawa daripada membuat anda tegang.

BIOSKOP

Pengalaman Mistis Mahasiswa di Trailer KKN di Desa Penari

Pengalaman mistis ketika menjalani KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang mana dialami oleh 6 orang mahasiswa akhirnya ditunjukkan di dalam trailer perdana film horror berjudul KKN di Desa Penari yang mana resmi dirilis hari Rabu (22/1) kemarin.

Trailer KKN di Desa Penari Telah Rilis

Trailer film horror KKN di Desa Penari ini dibuka dengan keterangan bahwa film tersebut diangkat dari sensasi viral togel sdy. Cerita itu padahal hanya cerita yang dibagikan oleh salah seorang pengguna Twitter dan akhirnya menjadi viral. Tak Cuma itu, cerita itu bahkan jadi salah satu topic paling populer di Indonesia sepanjang tahun 2019.

Sama seperti utas yang ditulis di Twitter tahun lalu, trailer KKN di Desa Penari juga menampilkan 6 mahasiswa yang mana hendak menjalani KKN di sebuah desa yang sangat terpencil. Akan tetapi, desa itu bukan lah desa biasa. Pengalaman mistis demi pengalaman mistis mulai dirasakan tiap mahasiswa sejak mereka tinggal di sana. Salah satunya adalah yang dialami oleh seorang anggota kelompok KKN, Nur, yang mulai melihat bayangan seorang penari.

“Lebih baik kau tidak ikut campur,” kata penari itu pada Nur.

Kepala desa di sana juga mengatakan hal itu terjadi karena mahasiswa-mahasiswa itu melanggar aturan terpenting di desa tersebut. Alunan music Jawa terdengar sejak awal sampai dengan akhir trailernya. Film KKN di Desa Penari ini disutradarai oleh Awi Suryadi yang mana sebelumnya sudah terkenal dengan film garapannya, Danur. Film ini di bawah produksi MD Pictures.

Di dalam KKN di Desa Penari ini ada sejumlah aktor dan aktris muda yang membintanginya. Misalnya saja Tissa Biani (Nur), Aghniny Haque (Ayu), Adinda Thomas (Widya), Fajar Nugraha (Wahyu), Achmad Megantara (Bima), dan Calvin Jeremy (Anton).

Namun di dalamnya juga ada aktor dan aktris senior yang di antaranya adalah Kiki Narendra yang bakal menjadi sosok Pak Prabu. Kemudian ada Aulia Sarah yang menjadi sosok Badarawuhi.

Sebelumnya, Manoj Punjabi, Pendiri Rumah Produksi MD Entertainment, menyatakan bahwa para tokoh asli di cerita KKN di Desa Penari ini tak terlibat dalam proses pembuatan filmnya. Syutingnya juga sengaja dilakukan di tempat yang berbeda, untuk menjaga privasi.

Cerita Awal KKN di Desa Penari

Cerita KKN di Desa Penari ini pasalnya pertama kali diunggah oleh salah seorang pengguna akun Twitter (SimpleM8138523 atau SimpleMan. Utas itu langsung viral dan mendapatkan repons yang luar biasa hebohnya dari masyarakat yang berusaha menebak di mana kah lokasi Desa Penari yang dimaksudkan itu.

KKN di Desa Penari ini menceritakan kegiatan kegiatan para mahasiswanya, 6 mahasiswa itu, di sebuah desa yang terletak di Jawa Timur di tahun 2009. KKN itu akhirnya membawa duka sampai dengan utas itu dituliskan oleh Simpleman yang dicuitkan ulang lebih dari 33 ribu dan mendapatkan liks sampai dengan 80 ribu akun.

Cerita duka di utas itu adalah adanya kegiatan yang dilanggar oleh para mahasiswa itu. Dua orang mahasiswa yang menjalani KKN di Desa Penari itu meninggal dengan cara yang tidak wajar setelah mereka melanggar hal yang dilarang di desa itu. Diduga ada kekuatan mistis di balik tewasnya dua mahasiswa itu. Namun masyarakat masih menerka-nerka apakah cerita itu murni nyata dialami oleh pemilik akun Simple Man. Film KKN di Desa Penari rencananya akan tayang pada 19 Maret 2020 mendatang

BIOSKOP

Argo, Film Konflik AS dan Iran yang Menangi Oscar

Ketegangan kembali lagi mencuat antara Amerika Serikat dan juga Iran yang kembali lagi meningkat setelah Presiden Donald Trump mengakui operasi pembunuhan perwira tinggi Qasem Soleimani. Konflik AS-Iran pun pernah memuncak puluhan tahun silam juga sebelum ini. Dan konflik itu lah yang terekam dalam film Argo.

Argo: Rekam Konflik AS-Iran

Film yang diarahkan oleh Ben Affleck tersebut berfokus pada gejolak di tengah Revolusi Iran di tahun 1979. Saat itu rakyat Iran mengamuk karena Amerika Serikat memberikan suaka kepada Mohammad Reza Shah, pemimpin yang mana digulingkan dalam revolusi itu. Mereka kemudian menggelar demonstrasi di depan gedung Kedutaan Besar AS di Iran, tepatnya tanggal 4 November 1979. Demonstrasi mulanya berjalan damai, namun akhirnya ricuh saat sekelompok pengunjuk rasa memaksa masuk.

Ekstrimis-ekstrimis tersebut lantas menyekap semua staf Kedubes AS. Akan tetapi, ada 6 orang staf yang berhasil melarikan diri dan bersembunyi di kediaman duta besar Kanada untuk Iran. Di dalam rumah tersebut, mereka lalu mendengar kabar bahwa rekan-rekannya yang disekap itu sudah dihabisi nyawanya dengan cara yang sangat keji.

Selagi mereka bersembunyi dari para demonstran itu, ketakutan masih menyelimuti mereka. Para pejabat Kementerian Luar Negeri AS pun sibuk mencari cara untuk menyelamatkan mereka. Pejabat-pejabat itu juga berlomba-lomba dengan waktu sebelum Garda Revolusi Iran menyadari ada 6 orang yang menghilang dari kedubes.

Pencerahan kemudian datang saat ahli penyamaran Badan Intelejen Pusat AS (CIA), Tony Mendez yang diperankan oleh Ben Affleck, diundang dalam sebuah rapat. Kemudian di sana ia mengkritik semua opsi penyelamatan yang mana telah digagas dan siap disusun oleh Kemlu AS. Akhirnya ia menyusun togel singapore strategi untuk pembuatan film palsu berjudul Agro. Mendez pun berpura-pura jadi produser asal Kanada yang ingin sekali melihat calon lokasi pengambilan gambar di Iran bersama dengan 6 krunya. Kru itu tidak lain tidak bukan adalah keenam kedubes yang tengah berlindung di rumah kedubes Kanada. Mereka juga memulai petualangan menuju kampong halamannya.

Film ini pasalnya berhasil mendapatkan repons yang sangat positif sampai diganjar 3 kali Piala Oscar, termasuk penghargaan tertinggi sebagai Film Terbaik.

Penuh Kontroversi: dinilai Cacat Sejarah?

Film Agro memang mendapatkan respons positif dan berhasil mendulang berbagai prestasi dengan penghargaan Oscar yang disabetnya 3 kali. Akan tetapi ternyata film ini juga tak jauh dari kritikan dan respons negative. Mereka yang mengkritik itu mengungkapkan bahwa film ini ‘cacat sejarah.’

“Baiklah, kalian tahu, film fiksi sains, Star Trek, Star Wars, mereka membutuhkan dan mencari lokasi yang eksotis untuk membuat film. Dataran bulan, Planet Mars, dan gurun pasir. Kalian tahu, kan? Sekarang bayangkan lah ini, mereka adalah para awak film asal Kanada yang sedang mencari lokasi untuk sebuah film fiksi sains. Kita katakana pada pihak luar, para produser asal Kanada mengatakan pada pihak luar, bahwa kita sedang mencari lokasi di Mesir, Istanbul. Lalu kita ke konsulat, bilang ‘Hey, kami juga ingin melihat Iran,’ Aku terbang ke Teheran, kami semua keluar sebagai awak film. Selesai,” ucap Tony Mendez saat mengungkapkan idenya pada Kemlu AS.

Namun film ini dianggap tidak cocok di beberapa hal misalnya fakta bahwa Muhammad Reza Pahlavi telah menjadi Shah sejak tanggal 16 September 1941 dan baru turun tahta secara resmi pada 11 Februari 1979.